Memahami Gambar Detail Pondasi Batu Belah

Artikel ini adalah panduan memahami gambar detail pondasi batu belah.

Teorinya, pada sebuah proses pembangunan, gambar kerja merupakan acuan dalam mewujudkan konsep desain menjadi fisik bangunan.

Sedangkan gambar detail adalah gambar yang memuat keterangan secara lengkap dari suatu bagian yang dibuat berdasarkan gambar kerja.

Keterangan tersebut memuat bentuk, dimensi, material dan persyaratan khusus.



Oleh karena itu, informasi dari gambar detail sudah dapat digunakan untuk pelaksanaan pekerjaan di lapangan.

gambar pondasi yang baru rampung dikerjakan

 

Mungkin penjelasan di atas agak rumit bagi anda yang awam, kalau begitu saya jelaskan dengan bahasa sederhana nya.

Gampangnya begini, gambar kerja itu digunakan sebagai pegangan saat kita membangun rumah.

Nah anda sebagai pemilik rumah kadang juga perlu memahami atau setidaknya mengerti tentang gambar kerja.

Apalagi kalau anda membangun rumah hanya mengandalkan tukang.

Sehingga anda paham dan tidak asal menuruti apa kata tukang.

Karena di lapangan, beberapa ada yang nakal dan bekerja asal jadi / cepat, terutama kalau sistem kerjanya borongan.

Kalau begitu simak terus artikel ini!

 

Memahami Gambar Detail Pondasi Batu Belah Rumah Tinggal

Gambar detail pondasi batu belah adalah gambar yang memuat keterangan mengenai bentuk ,ukuran, dan material yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan pondasi batu belah.

Berikut ini adalah contoh gambar nya.

gambar detail pondasi batu belah

gambar detail pondasi batu kali

 

Dalam memahami gambar detail pondasi batu belah,ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. Berikut ini hal-hal yang harus kita perhatikan:

 

Kedalaman tanah pondasi

Kedalaman tanah pondasi adalah ketinggian galian tanah pondasi dari dasar galian hingga ke muka tanah asli.

Dalam gambar detail pondasi batu kali diatas, kedalaman tanah pondasi adalah kisaran 85 cm.

Dapat dihitung dari keterangan sebelah kiri gambar.

= 60 cm (pondasi) + 20 cm (aanstamping) + 5 cm (tanah urug)

= total 85 cm.

 

Elevasi

Elevasi adalah perbedaan ketinggian pada suatu obyek.

Dalam menentukan elevasi pada bangunan yang menjadi acuan adalah muka lantai dengan elevasi Ā± 0.00.

Dan yang perlu diperhatikan juga adalah elevasi tanah asli, karena kita menggali pondasi berdasarkan pada tanah asli.

Jadi kalau kita hitung, kedalaman galian pondasi ini adalah kisaran 125 cm dari ketinggian lantai.

 



Ukuran Pondasi Batu Belah

Pada gambar detail pondasi belah diatas, dapat kita lihat penampang pondasi berbentuk trapesium.

Ukuran pondasi batu belah dapat kita ketahui melalui keterangan dimensi yang berada di bawah gambar serta keterangan elevasi yang berada di samping kiri gambar.

Dalam gambar diatas, untuk ukuran lebar atas pondasi sebesar 30 cm dan lebar bawah pondasi sebesar 60 cm.

Tinggi pondasi pada gambar sebesar 60 cm, hal tersebut dapat kita lihat melalui elevasi ambang atas dengan elevasi ambang bawah pondasi yang berjarak 60 cm.

 

Urugan Pasir Bawah Pondasi

Urugan Pasir berada di dasar galian pondasi batu kali. Pada gambar diatas dapat kita lihat, lebar urugan pasir sebesar 90 cm dengan ketinggian urugan pasir sebesar 5 cm.

 

Aanstamping

Aanstamping (batu kosong) dalam struktur pondasi berfungsi sebagai drainase untuk mengeringkan air tanah yang berada di sekitar badan pondasi.

Aanstamping pada umumnya memiliki ketinggian 20 cm.

Pada gambar diatas dapat kita lihat, bahwa aanstamping disusun di atas urugan pasir dan berada dibawah pondasi batu belah.

Sebagai catatan, aanstamping ini sebetulnya sangat jarang digunakan di lapangan.

 

Sloof

Sloof adalah struktur bangunan yang terletak diatas pondasi.

Pada gambar diatas, konstruksi sloof yang digunakan adalah sloof beton bertulang dengan dimensi lebar 15 cm dan tinggi 30 cm.

Didalam sloof terdapat tulangan besi yang biasanya berjumlah 4 sampai 6 buah yang diikat menggunakan begel / sengkang.

 

Keterangan GambarĀ 

Dalam gambar diatas, terdapat keterangan gambar yang memuat nama setiap bagian pondasi, serta spesifikasi bahan yang digunakan didalamnya.

Terdapat juga keterangan dimensi dari setiap bagian pondasi serta keterangan elevasi setiap bagian pondasi terhadap muka lantai.

Gambar diatas juga dilengkapi dengan arsiran yang berfungsi sebagai pembeda macam-macam bahan yang digunakan.

Kalau anda ingin mengetahui lebih banyak soal pondasi ini, anda bisa membaca link artikel saya di bawah ini.

Info seputar Pondasi Rumah 1 Lantai

 

Tips Menerapkan Gambar Pada Saat Pelaksanaan

Berikut ini tips singkat ketika kita menerapkan gambar pondasi di lapangan.

 

1 Sebelum pemasangan pondasi batu belah dilaksanakan, kita harus menjelaskan kepada tukang.

Terutama mengenai elevasi pondasi terhadap muka tanah, muka lantai dan, muka halaman agar hasil pelaksanaan sesuai dengan yang direncanakan.

2 Sebelum pemasangan pondasi dilaksanakan, kita juga harus menjelaskan kepada tukang mengenai spesifikasi bahan, dan, spesifikasi adukan yang digunakan, sesuai yang tertera pada gambar.

3 Sebelum pemasangan pondasi batu belah dilaksanakan, kita harus memastikan jalur pipa saluran air kotor telah direncanakan.

Sehingga pada saat pemasangan pondasi, telah diketahui titik mana saja yang akan dilalui pipa.

Hal tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya pembongkaran pondasi pada saat pemasangan pipa saluran air kotor.

 

Sekian artikel ini semoga bisa bermanfaat bagi anda.

Ikuti artikel menarik lainnya seputar panduan membangun rumah hanya di blog.rhdesainrumah.


Leave a Reply